Kamis, 08 November 2012

KEGIATAN PRAKTIKUM SIMBIOSIS PARASITISME



KEGIATAN PRAKTIKUM
SIMBIOSIS PARASITISME

I.      Teori
Hubungan timbal baik antara dua organisme yang berbeda  disebut simbiosis. Dari proses simbiosis ini dapat menimbulkan dampak bagi kedua makhluk hidup baik itu merugikan maupun menguntungkan. Simbiosis parasitisme adalah hubungan timbal baik antara dua organisme yang berbeda dimana salah satunya merugikan pihak lain. Demikian juga dengan proses simbiosis ini, di mana satu pihak mendapat keuntungan dan pihak yang lain akan di rugikan. Contoh simbiosis parasitisme yaitu: tumbuhan benalu dengan inangnya, bunga raflesia dengan inangnya, cacing perut yang hidup dalam tubuh manusia, dll.

II.    Tujuan
Mengidentifikasi simbiosis parasitisme di lingkungan sekitar

III.    Alat dan Bahan
1.    Alat-alat tulis
2.    Lembar pengamatan
3.    Lingkungan sekitar

IV.  Cara Kerja
1.    Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
2.    Pergilah ke lingkungan sekitar tempat tinggal (kebun/hutan)
3.    Cobalah identifikasi beberapa simbiosis parasitisme yang terjadi antara hewan dan tumbuhan, antara hewan dengan hewan, atau antara tumbuhan dengan tumbuhan
4.    Temukan setidaknya 5 hubungan yang terjadi
5.    Tuliskan hasil identifikasi pada lembar kerja
6.    Cobalah analisis makhluk hidup mana yang dirugikan dan diuntungkan
7.    Jenis keuntungan dan kerugian apa yang terjadi dalam simbiosis tersebut?
8.    Tuangkan hasilnya untuk melengkapi tabel.

V.   Data Hasil Pengamatan
Tabel 1.7.
Hasil pengamatan simbiosis parasitisme
No
Jenis hubungan parasitisme
Pihak yang dirugikan
Pihak yang diuntungkan
Jenis makhluk hidup
Jenis kerugian
Jenis makhluk hidup
Jenis keuntungan
1
Manusia dengan jamur panu
Manusia
Gatal-gatal, penyakit
Jamur panu
Dapat melangsungkan hidup
2
Manusia dengan kutu rambut
Manusia
Diambil darahnya, gatal-gatal
Kutu rambut
Mendapatkan makanan
3
Lalat pada sapi
Sapi
Gatal, penyakit
Lalat
Menghisap darah
4
Benalu pada pohon mangga
Pohon mangga
Asupan makanan berkurang
Benalu
Mendapat makanan
5
Nyamuk pada manusia
Manusia
Gatal-gatal, darah dihisap
Nyamuk
Mendapatkan darah
6
Sel kanker pada manusia
Manusia
Pembengkakan, kematian
Sel kanker
Tumbuh dan berkembang













VI.  Pembahasan
Simbiosis parasitisme adalah hubungan dua individu berbeda spesies yang hanya menguntungka sepihak saja dan pihak yang lainnya dirugikan.
1.    Jamur panu merugikan manusia karena panu menimbulkan gatal-gatal dan termasuk salah satu jenis penyakit kulit yang dapat menular
2.    Kutu rambut pada manusia menghisap darah manusia sehingga manusia dirugikan. Selain dirugikan, manusia juga akan merasa gatal.
3.    Lalat menempel, mengganggu, dan menggigit (menghisap darah sapi) sehingga sapi merasa gatal (dirugikan) darahnya berkurang.
4.    Benalu pada pohon mangga merugikan pohon mangga karena asupan makanan pohon mangga yang seharusnya untuk pertumbuhan dan perkembangan pohon mangga diambil oleh benalu sehingga asupan zat-zat unsure hara yang diperoleh pohon mangga berkurang.
5.    Nyamuk merugikan manusia karena nyamuk menghisap darah manusia. Manusia dirugikan karena nyamuk menyebabkan gatal dan menyebabkan penyakit yang berbahaya yang mengancam kehidupan manusia (nyamuk aides aygepty dan nyamuk cikungunya.
6.    Sel kanker pada manusia merugikan karena menyebabkan pembengkakan bahkan dapat juga menyebabkan kematian

VII. Kesimpulan
Segala jenis hubungan dua individu berbeda spesies yang membuat satu pihak untung dan pihak lain rugi disebut simbiosis parasitisme.

VIII.      Jawaban Pertanyaan
1.    Hubungan antara kutu anjing dan anjing merupakan hubungan parasitisme, karena kutu anjing diuntungkan dengan cara menghisap darah anjing. Sedangkan anjing dirugikan karena darahnya berkurang dan menderita gatal-gatal (penyakit kulit)
2.    Pada hubungan di atas ada hubungan yang dapat mengakibatkan kematian misalnya hubungan antara nyamuk, sel kanker dan manusia. Nyamuk aides aygepty dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. Jika terlambat mendapat pertolongan maka dapat mengakibatkan kematian, nyamuk cikungunya dapat mengakibatkan kelumpuhan pada manusia, begitu juga sel kanker, jika mencapai stadium akhir dapat menyebabkan kematian

0 komentar:

Poskan Komentar

bagaimana menurutmu?