Senin, 19 November 2012

PRAKTIKUM KONDUKSI



PRAKTIKUM
KONDUKSI

I.      Teori
Sepotong besi dipanaskan pada salah satu ujungnya, dan ujung yang lainnya kita pegang.  Tidak lama kemudian tangan akan merasakan panas.  Hal ini disebabkan kalor atau panas dari api berpindh dari ujung besi yang dipanasi ke ujung besi yang dipegang. Pada perpindahan kalor ini tidak ada bagian besi yang ikut berpindah.
Konduksi panas hanya terjadi jika terdapat perbedaan temperature. Pada sebagian zat konduksi merupakan akibat perilaku kinetic zat. Laju konduksi pada suatu lempeng bahan tergantung pada empat besaran yaitu:
1.    Perbedaan temperature, makin besar perbedaan temperature makin cepat energy panas berpindah
2.    Ketebalan lempeng, makin tebal lempeng bahan makin pelan energy panas berpindah
3.    Luas penampang, makin luas penampang makin cepat energy panas berpindah
4.    Konduktivitas termal bahan yang merupakan ukuran kemampuan untuk merambatkan panas. Makin besar nilai konduktivitas bahan, makin cepat energy panas berpindah. Zat yang mempunyai nilai konduktivitas yang besar disebut konduktor dan yang mempunyai nilai konduktivitas kecil disebut isolator.

II.    Tujuan
1.      Membuktikan bahwa kalor/panas dapat berpindah melalui cara konduksi
2.      Mengetahui beberapa bahan sebagai konduktor panas yang baik

III.   Alat dan Bahan
1.      Tripot/penyangga 1 buah
2.      Bunsen/lampu spirtus 1 buah
3.      Cakram konduksi 1 buah
4.      Lilin warna/malam secukupnya

IV.  Cara Kerja
1.      Ambil empat bagian lilin/malam dan letakkan masing-masing di ujung logam pada cakram konduksi
2.      Letakkan cakram konduksi di atas tripot
3.      Panasi cakram konduksi tepat diantara sambungan keempat logam
4.      Perhatikan susunan alat dan bahan pada gambar 3.1








Gambar 3.1
 
 



V.   Laporan Hasil Pengamatan
Tabel 5.3 Pengamatan terhadap lilin
No
Jenis Bahan
Lilin Mencair pertama
Lilin Mencair Kedua
Lilin Mencair Ketiga
Lilin Mencair keempat
1.
Besi



2.
Tembaga



3.
Kuningan



4.
Alumunium




VI.  PEMBAHASAN
Kawat alumunium, besi, dan tembaga menerima jumlah kalor yang sama dari api lilin tetapi daya hantar kalor ketiganya berbeda.  Pemanasan pada ujung zat menyebabkan partikel-partikel pada ujung itu bergetar lebih cepat dan suhunya naik, atau energi kinetiknya bertambah. Partike-partikel yang energi kinetiknya lebih besar ini memberikan sebagian energi kinetic kepada partikel tetangganya melalui tumbukan sehingga partikel-partikel ini memiliki energi kinetic lebih besar. Demikian pemberian energi kinetik ke tetangganya terus sampai mencapai ujung yang dingin (tidak dipanasi). Proses perpindahan kalor seperti ini berlangsung lambat karena untuk memindahkan lebih banyak kalor dibutuhkan beda suhu yang tinggi di antara kedua ujung.
Dalam logam, kalor dipindahkan melalui elektron- elektron bebas yang terdapat dalam struktur atom logam. Di tempat yang dipanaskan, energi elektron-elektron bertambah besar. Oleh karena elektron bebas mudah berpindah, pertambahan energi ini dengan cepat dapat diberikan ke elektron-elektron lain yang letaknya berjauhan melalui tumbukan. Dengan cara ini kalor berpindah lebih cepat. Semua kawat yang dipakai dalam praktikum ini memindahkan kalor dengan cara ini.
Tembaga dapat melelehkan lilin pertama kali kemudian disusul oleh alumunium, kuningan dan besi.  Hal ini sesuai dengan nilai konduktivitas logam, dimana logam yang mempunyai nilai konduktivitas yang lebih tinggi dapat berperan sebagai konduktor yang baik. Dari percobaan tersbut dapat diurutkan bahwa tembaga merupakan konduktor yang terbaik kemudian alumunium-kuningan dan besi. Nilai konduktivitas logam dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


 















VII. KESIMPULAN
1.    Kawat alumunium, besi, dan tembaga menerima jumlah kalor yang sama dari api lilin tetapi daya hantar kalor ketiganya berbeda.
2.    Berdasarkan percobaan ini maka kawat tembaga, besi, dan alumunium merupakan konduktor karena dapat dengan mudah menghantarkan kalor.
3.    Konduktor terbaik dari logam yang diuji cobakan adalah tembaga, dan konduktor yang buruk adalah besi

VIII.      PERTANYAAN & JAWABANNYA
1.      Sebutkan diantara keempat bahan konduktor tersebut yang paling baik menghantar panas? Beri alasan dengan singkat dan jelas!
Jawab: yang paling baik menghantarkan panas adalah tembaga, sebab tembaga yang paling cepat melelehkan lilin tersebut, dan sifat tembaga yang mudah terurai bila dipanaskan.
2.      Mana yang paling baik sebagai konduktor antara tembaga dan kayu? beri alasan dengan singkat dan jelas!
Jawab: yang paling baik sebagai konduktor adalah tembaga, sebab tembaga lebih cepat terurai bila dipanaskan sehingga lebih cepat pula menghantarkan panas, sedangkan kayu sangat lambat terurainya dan lebih bersifat isolator daripada konduktor.
3.      Mengapa logam-logam tersebut diatas dapat menghantar panas? Beri penjelasan yang singkat,padat dan jelas!
Jawab: Logam-logam dalam percobaan ini dapat menghantarkan panas karena sifatnya yang mudah terurai bila terkena panas dan menyerap panas yang mengenainya, sehingga logam lebih mudah menghantarkan kalor/panas.

0 komentar:

Poskan Komentar

bagaimana menurutmu?